Adab Bershadaqah
Adab-adab shadaqah
di antaranya:
1.
Hendaknya meniatkan bershadaqah
semata-mata untuk mencari ridha Allah.
2.
Bershadaqah dengan harta miliknya
yang paling dicintainya dari harta yang baik (halal), berdasarkan hadits yang
artinya:
“Barangsiapa yang bershadaqah
dengan sesuatu yang senilai dengan sebutir kurma dari usaha yang halal,
sedangkan Allah tidaklah menerima kecuali yang baik, maka Allah akan menerima
shadaqahnya dengan tangan kanan-Nya kemudian mengembangkannya untuk pemiliknya
seperti seorang diantara kalian membesarkan kuda kecilnya hingga shadaqah
tersebut besar seperti gunung.” (HR. Al-Bukhari no. 1410, Muslim No.
1014, Ahmad II/418 no. 9413, at-Tirmidzi (no. 661), an-Nasa’i V/57, Ibnu Majah
no. 1842 dan Ibnu Hibban no. 270)
3.
Menyembunyikan harta yang
disedekahkan sebagaimana hadits:
“Tujuh golongan yang akan dinaungi
Allah di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Allah…, diantaranya adalah
seseorang yang bersedekah dengn sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak
mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR.
Al-Bukhari no. 1423, dan Muslim no. 1031, lafadz hadits ini milik al-Bukhari).
4.
Hendaknya bershadaqah kepada
kerabat dekat dan orang-orang yang sangat membutuhkan.
5.
Hendaknya pandai-pandai memilih
waktu-waktu dilipatgandakannya pahala oleh Allah seperti pada bulan Ramadhan.
Komentar
Posting Komentar